DJAFA |  Upaya percepatan distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh terus dilakukan secara terkoordinasi melalui dukungan layanan profesional di sektor transportasi darat dan udara. Dua entitas yang berperan penting dalam kelancaran arus bantuan tersebut adalah Ground Handling LSW (Bandara Malikus Saleh) dan PT. Djafa Anugrah Pratama, penyedia layanan handling logistik darat dan udara.

Bencana yang melanda sejumlah wilayah Aceh menyebabkan terhambatnya akses darat dan meningkatnya kebutuhan akan distribusi bantuan dengan standar penanganan yang cepat, aman, dan efisien. Berbagai lembaga kemanusiaan, pemerintah, serta operator transportasi berkolaborasi untuk memastikan setiap bantuan tiba tepat waktu di wilayah terdampak seperti Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.

Ground Handling LSW Siap Tangani Pesawat Charter Pembawa Bantuan

Sebagai pintu masuk utama distribusi bantuan melalui udara, Ground Handling LSW di Bandara Malikus Saleh menegaskan kesiapan penuh dalam menangani kedatangan pesawat—baik komersial maupun pesawat charter—yang membawa bantuan kemanusiaan ke Aceh.

Layanan yang disiapkan meliputi:

  • All handling pesawat yang terkait dengan penyaluran bantuan bencana,
  • Ground support equipment (GSE) untuk operasional safely & efficiently,
  • Unloading dan transfer cepat kargo bantuan menuju area distribusi darat,
  • Koordinasi langsung dengan lembaga pengirim dan pihak logistik penerima.

Kesiapan ini memastikan bahwa setiap pengiriman bantuan dapat diterima, diproses, dan disalurkan dalam waktu singkat tanpa menghambat operasional penerbangan lainnya.

PT. Djafa Anugrah Pratama: Penguatan Distribusi Bantuan Melalui Jalur Darat

Setelah bantuan diterima di bandara, tahapan berikutnya adalah pendistribusian menuju titik-titik penyaluran dan posko bencana. PT. Djafa Anugrah Pratama, perusahaan handling dan logistik nasional, mengambil peran inti dalam pengelolaan proses tersebut.

Djafa dikenal melalui layanan profesional di bidang:

  • Ground handling dan cargo handling,
  • Distribusi logistik melalui jalur darat,
  • Warehousing dan manajemen barang,
  • SDM operasional yang terlatih dan berpengalaman.

Dalam situasi darurat seperti bencana Aceh, Djafa menyediakan layanan handling darat yang memastikan:

  1. Penerimaan dan pengecekan barang bantuan secara sistematis,
  2. Penyortiran dan penataan logistik sesuai prioritas kebutuhan,
  3. Pengiriman bantuan melalui jalur darat menuju Lhokseumawe, Aceh Utara, serta wilayah lain yang masih dapat dijangkau,
  4. Koordinasi intensif dengan ground handling LSW dan lembaga penyalur.

Dengan dukungan armada dan tim profesional, Djafa berkontribusi pada percepatan distribusi bantuan hingga ke titik-titik terdampak yang aksesnya mulai pulih.

Sinergi Layanan Udara dan Darat Percepat Pemulihan Aceh

Kolaborasi antara Ground Handling LSW dan PT. Djafa Anugrah Pratama membentuk rantai distribusi terpadu:

  1. Pesawat tiba membawa bantuan → ditangani LSW,
  2. Barang diserahkan ke tim logistik darat → dikelola Djafa,
  3. Distribusi diteruskan ke wilayah terdampak melalui jalur darat.

Sinergi ini memungkinkan bantuan mengalir lebih cepat, stabil, dan terukur sehingga kebutuhan mendesak seperti makanan, air bersih, pakaian, obat-obatan, dan perlengkapan harian dapat segera diterima oleh masyarakat terdampak.

Dengan intensitas bencana yang cukup besar dan cakupan wilayah terdampak yang luas, kehadiran layanan handling profesional menjadi elemen penting dalam keberhasilan operasi kemanusiaan. Ground Handling LSW dan PT. Djafa Anugrah Pratama menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk mempercepat pemulihan di Aceh.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan logistik serta meningkatkan respons kebencanaan secara menyeluruh di wilayah Aceh.[]

Bagikan ke